Selasa, 24 April 2012

4.Jelaskan Mengenai Pemuda Dan sosialisasi

Secara hukum pemuda adalah manusia yang berusia 15 – 30 tahun, secara biologis yaitu manusia yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kedewasaan seperti adanya perubahan fisik, dan secara agama adalah manusia yang sudah memasuki fase aqil baligh yang ditandai dengan mimpi basah bagi pria Secara hukum pemuda adalah manusia yang berusia 15 – 30 tahun, secara biologis yaitu manusia biasanya pada usia 11 – 15 tahun dan keluarnya darah haid bagi wanita biasanya saat usia 9 – 13 tahun.
Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam – macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.
       Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial. Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya.
Pengertian Sosialisasi
Pengertian sosialisasi mengacu pada suatu proses belajar seorang individu yang akan mengubah dari seseorang yang tidak tahu menahu tentang diri dan lingkungannya menjadi lebih tahu dan memahami. Sosialisasi merupakan suatu proses di mana seseorang menghayati (mendarahdagingkan - internalize) norma-norma kelompok di mana ia hidup sehingga timbullah diri yang unik, karena pada awal kehidupan tidak ditemukan apa yang disebut dengan “diri”.
Peranan Sosial Mahasiswa dan Pemuda di Masayrakat
        Peranan sosial mahasiswa dan pemuda di masyarakat, kurang lebih sama dengan peran warga yang lainnnya di masyarakat. Mahasiswa mendapat tempat istimewa karena mereka dianggap kaum intelektual yang sedang menempuh pendidikan. Pada saatnya nanti sewaktu mahasiswa lulus kuliah, ia akan mencari kerja dan menempuh kehidupan yang relatif sama dengan warga yang lain.
Secara tak sadar namun perlahan tapi pasti, para generasi muda dihinggapi dengan idiologi baru dan perilaku umum yang mendidik mereka menjadi bermental instan dan bermental bos. Pemuda menjadi malas bekerja dan malas mengatasi kesulitan, hambatan dan proses pembelajaran tidak diutamakan sehingga etos kerja jadi lemah.

3. Jelaskan Mengenai Individu Keluarga dan Masyarakat

Aspek individu, keluarga, dan masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia. Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.

2. Jelaskan Mengenai Penduduk Masyarakat dan kebudayaan ? Jelaskan

• Penduduk
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua
Orang yang bermukim atau bertempat tinggal di daerah tertentu
Orang yang mempunyai bukti-bukti kuat atas kependudukannya sebagai penduduk dinegara tersebut akan tetapi ia malah memilih bertempat tinggal diwilayah tertentu di Negara tersebut.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Penduduk
• Masyarakat
Interaksi sosial adalah salah satu cara manusia dalam menyampaikan aspirasinya sebagai manusia dan manusia pun tidak bisa hidup sendiri pasti ada kalanya ia bergabung diberbagai kelompok-kelompok yang menerima dia apadanya, maka bisa disebut kalau arti masyarakat adalah sejumlah manusia yang menjadi satu kelompok yang tinggal disuatu wilayah, dengan adanya banyak manusia dengan berbagai macam suku dan juga ras maka dari situlah muncul sebuah kebudayaan , apabila adasebuah pertentangan antar sesame dalam kelompok itu mak hancur lah nama baik masyrakat dan juga lingkungannya
Factor-faktor terjadinya masyarakat Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
1. Berangotakan minimal dua orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat.
. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik
Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia bisa dikatakan / disebut sebagai masyarakat.
1. Ada sistem tindakan utama.
2. Saling setia pada sistem tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia.
Sumber: http://organisasi.org/pengertian-masyarakat-unsur-dan-kriteria-masyarakat-dalam-kehidupan-sosial-antar-manusia
• Kebudayaan
Kebudayaan adalah suatu pola tingkah laku manusia yang tidak bisa digambarkan dikarenakan selalu berubah oleh lekangnya zaman dan juga waktu, kebudayaan tercipta karena dari sekelompok mnusia yang dari berbagai ras dan juga suku maka tercipta kebudayaan, didalam kebudayaan banyak sekali yang tercipta seperti sebuah bahasa, tarian, pakaian tradisional dan masih banyak lagi
Penetrasi kebudayaan adalah masuknya kebudayaan luar ke Negara sendiri padahal Negara tersebut sudah mempunyai kebudayaan penetrasi dibagi menjadi dua yaitu adalah:
1. Penetrasi damai (penetration pasifique)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Misalnya, masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik, tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat.
Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi, Asimilasi, atau Sintesis. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli. Contohnya, bentuk bangunan Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan asli Indonesia dan kebudayaan India. Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.
2. Penetrasi Kekerasan (penetration violante)
Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak. Contohnya, masuknya kebudayaan Barat ke Indonesia pada zaman penjajahan disertai dengan kekerasan sehingga menimbulkan goncangan-goncangan yang merusak keseimbangan dalam masyarakat. Wujud budaya dunia barat antara lain adalah budaya dari Belanda yang menjajah selama 350 tahun lamanya. Budaya warisan Belanda masih melekat di Indonesia antara lain pada sistem pemerintahan Indonesia
Sumber: http://duniabaca.com/definisi-budaya-pengertian-kebudayaan.html

1. Apa yang dimaksud dengan ilmu sosial dasar ? Jelaskan

FENOMENA ILMU SOSIAL DASAR DALAM KEHIDUPAN
Hal pertama saya akan mendefinisikan satu-satu dari apa yang dimaksud dengan Ilmu Sosial Dasar, Sistem Komputer, dan Fenomena dalam Kehidupan. Semuanya itu saling berkaitan, baik kita bukan dari Anak Sistem maupun Ilmu Komputer lainnya, hal itu bisa saja saling berkaitan, karena Ilmu Sosial Dasar mencakup seluruh lapisan masyarakt dan juga lingkungan. Karena Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yg menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh suatu masyarakat, dengan menggunakan Teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ilmu Komputer, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
Dari definisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa Ilmu Sosial dasar mencakup segala Bidang dalam kehidupan, Maka dari itulah Ilmu Sosial Dasar merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.

Rabu, 11 Januari 2012

TUGAS 4.2

Dalam kehidupan masyarakat selalu dijumpai keadaan yang sangat bervariasi dan dengan keadaan yang tidak sama. Pada sisi lain setiap manusia mengidam-idamkan adanya kesamaan, dalam agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyai kesamaan derajat. Di badan dunia pun menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melakat pada dirinya, terbukti adanya Universal Declaration of Human Right.
Jawab :


Kesamaan derajat pada setiap manusia
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakanmakhluk yang satu dengan makhluk yang lain.Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekalicipta, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harusmengakui serta menghormati akan adanya hak-hak, derajat dan martabat manusia. Sikapini harus ditumbuhkan dan dipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalamlingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalammasyarakat.
contoh :
 perbuatan yang baik, misalnyaAnda menolong tetangga yang sedang sakit walaupun tetangga Anda itu berbeda agamadengan Anda.
Contoh lain yaitu dalam kehidupan sebuah kehidupan anatar beragama kita tidak boleh saling mengganggu agama lain, tidak mengganggu ini dengan kata lain adalah saling menghormati, memberi keleluasaan sebebas-besanya setiap orang dalam memilih dan menjalani agamanya.

TUGAS 4.1

Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah masyarakat, perilaku individu dalam kelompok ataupun tindakan terhadap orang lain bisa positif atau sebaliknya yaitu tindakan negatif diantaranya: menolong (helping), kerja sama (cooperation), kompetisi (competition), dan konflik (conlikct). Buatlah contoh tindakan/perilaku individu yang mangandung makna tersebut diatas minimal masing-masing tindakan satu contoh.


Jawab :
  • Menolong (helping)
    manusia memiliki kecenderungan untuk saling menolong antar sesama manusia maupun non manusia (hewan), karena dari sifat yang dimiliki manusia sendiri berbeda-beda dengan sifat manusia lainya, manusia saling menolong untuk membantu kehidupan antar sesama manusia lainya, contohnya saati kita sedang belajar dan lupa membawa pulpen atau alat tulis lainnya teman kita datang dan menawarkan bantuan dengan meminjamkan alat tulisnya. Juga contoh nya saat kita melihat Binatang sedang terluka kita pasti merespon akan menolong nya semampu kita ,itulah naluri kita.
  • kerja sama (cooperation

    Keja sama yaitu dua atau kelompok orang atau lebih yang saling membantu untuk mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu pekerjaan atau tugas yang mereka emban dan mereka kerjakan itu secara bersama-sama (kerja sama) agar mendapat hasil yang memuaskan, contoh sederhana dalam masyarakat ialah gotong royong dalam suatu pekerjaan, agar pekerjaan itu cepat selesai,selain manfaat gotong royong mempercepat pekerjaan, juga dapat mempererat tali persaudaraan antar sesama masyarakat.

  • kompetisi (competition)

    Kompetisi yaitu bisa dikatakan juga dengan persaingan mengunakan aturan-aturan yang sudah ditentukan oleh seseorang atau organisasi agar mendapat yang terbaik. Masing-masing pihak akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan, kalau perlu dengan mengorbankan pihak yang lainnya. contohnya berkompetisi dalam suatu lomba sepak bola yaitu bertanding agar menjadi juara yang melalui aturan permainan yang sudah diberikan.
  • konflik (conlikct)


    konflik terjadi akibat ada gesekan fisik atau emosi seseorang dengan orang lain atau kelompok dengan kelompok lain sehinga terjadi kontak fisik (kekerasan) sehinga dari salah satu pihak ada yang tersingkir.
    Konflik ini dapat dihindarkan jika kita menyelesaikannya secara kekeluargaan.Contohnya terjadi konflik akibat perbedaan pendapat ketika di lakukan suatu musyawarah atau pun pembicaraan atas 2 orang maupun lebih dalam suatu perkumpulan saat membahas sesuatu.

Sabtu, 26 November 2011

Kehidupan Desa

RODA-RODA KEHIDUPAN DESA

DESA, suatu kata yang memang sangat sering kita dengar, baik mereka yang menetap di kota, apabila bagi orang desa sendiri.Tiap hari, radio, TV, koran,majalah mengunjungi desa-desa  dari seluruh pojok tanah air, pulangnya mereka membawa oleh-oleh yang berbagai macam. Ada yang menggembirakan dan tak jarang pula yang memprihatinkan.
Desa merupakan tumpuan harapan terutama apabila ada kebutuhan yang mendesak. Rakyat Indonesia didesa mayoritas, kata orang sampai 80 %. Itulah sebabnya mengapa mereka jadi tenaga raksasa pembangunan Indonesia. Dimasa PKI rakyat desa digodok supaya menjadi pendukung Komunis yang setia. Dimasa Jepang rakyat desa dikerahkan oleh tentara Nippon bekerja di proyek2  jalan raya, bikin landasan pesawat terbang. Beribu-ribu jiwa rakyat desa terkorban akibat kerja paksa si Nippon itu.
Desa banyak melahirkan syuhada, putra-putri yang gagah perkasa, berjuang mengusir penjajah dengan rela. Di ujung sebelah Barat pulau-pulau Nusantara terbetik berita yang terjamin kebenarannya, bahwa disana Belanda sangat kewalahan menaklukkan mereka. Itulah Aceh Negeri Darah Pahlawan. Disana Belanda terpaksa berperang selama 50 (lima puluh) tahun, barulah Aceh dapat ditundukkan. Yang sangat aktif berjuang disana juga rakyat dari desa. Mereka mudah dipengaruhi, sebab mereka sangat kaya moril, mati bukanlah hal yang mereka takuti. Pendorongnya adalah Syair-syair Perang yang sengaja dikarang oleh ulama-ulama.
Syair Perang tersebut adalah Hikayat Prang Sabi hasil karangan Teungku Chik Pante Kulu pada tahun 1880, jadi jika hitung sekarang sudah berusia tepat seratus tahun. Hikayat Prang Sabi (Sabil) genap seabad sejak ia dikarang oleh  TEUNGKU CHIK PANTE KULU pada tahun 1880 dimana sekarang (tahun ini) adalah tahun 1980 (Apakah tidak terlintas dalam benak/hati bangsa Indonesia untuk memperingati/mengenang kembali, hikayat yang sangat berjasa dalam perjuangan melawan Belanda itu?). Mudah2an janganlah bangsa kita berwatak sebagai “Kacang yang lupa akan kulitnya”.
Tokoh penyair yang menulis Hikayat Prang Sabi yaitu Teungku Chik Pante Kulu, bukanlah dilahirkan dikota, di sebuah rumah yang besar seagung :Gunung Selawah Dara” tapi sebaliknya, beliau dilahirkan di sebuah rumah yang  sederhana di suatu desa di pedalaman. Tepatnya  di desa Pante Kulu, kecamatan Titeue  Keumala, Kabupaten Pidie , Aceh. Jadi beliau yang besar ini juga seorang putra d e s a  (Jadi tidak menyimpang dari pokok masalah yang sedang kita bahas yakni problema d e s a).
WAKIL PRESIDEN ADAM MALIK pernah menanggapi tentang keampuhan/peranan yang besar yang telah dimainkan oleh Hikayat Prang Sabi sewaktu zaman penjajahan Belanda.
Harian Waspada terbitan tujuh(7) Januari 1980 pada halaman populer menceritakan tentang ucapan Adam Malik ini. Dalam jamuan makan dengan para peserta pertemuan Sastrawan 1979:” Adam Malik meminta, agar para sastrawan Nusantara jangan hanya menciptakan “Karya Sastera Santai”, tapi mereka harus dapat menciptakan karya sastera yang lebih berarti dan bernila, seumpama karya sastra yang dapat menimbulkan semangat perjuangan. Adam Malik mengambil contoh karya sastera Hikayat Prang Sabi ciptaan Teungku ChikMuhammad  Pante Kulu, yang dapat membangkitkan semangat jihad pemuda-pemuda Aceh untuk berperang melawan Belanda berpuluh-puluh tahun lamanya. Seakan-akan Adam Malik hendak bertanya: Kapan kiranya lahir Teungku Chik Muhammad Pante Kulu dalam kalangan para sastrawan Nusantara pada penghujung abad ke XX ini?”.
Kalau Adam Malik telah menyetujui bahwa Teungku Chik Muhammad Pante Kulu memang besar jasanya, bukankah sudah sewajarnya kalau pemerintah Republik Indonesia, menganugerahi kepada beliau (Teungku Chik Pante Kulu) gelar kehormatan sebagai PAHLAWAN NASIONAL???.


Penghidupan di desa dan problemanya

Berbicara tentang masalah desa, terbayang dipikiran kita akan suatu horizon atau sekop jangkauan yang maha besar. Bumi Indonesia yang sangat luas, yang terdiri dari beribu  pulau, dimana disetiap pulau terbentanglah “Inti tempat kediaman manusia Indonesia”  yang berpuluh ribu jumlahnya, inti yang penulis maksudkan adalah desa-desa tercinta.
Menurut penelitian yang seksama tahun 1977/1978 bahwa jumlah desa untuk seluruh Indonesia sebanyak 60.415 buah dengan nama, susunan, struktur, adat-istiadat, potensi dan kemampuan yang beraneka ragam serta tipologi dan pemukiman penduduk yang berbeda-beda. Walaupun pada pandangan umum bahwa kehidupan rakyat desa hanya bertani tapi dari bidang lain mereka juga usahakan. Dari data-data yang telah ada bahwa diperkirakan 63% penduduk desa bekerja di sektor pertanian, 11% di sektor perdagangan, 10% disektor jasa, 7% disektor industri dan selebihnya di sektor lainnya.
Problema desa lainnya adalah lokasi atau letak desa yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Ada desa yang lokasinya dekat dengan pusat-pusat kota yang otomatis memiliki fasilitas yang relative baik (21%) sedangkan persentase yang besar lagi terletak jauh dari pusat-pusat kota (79%) dan bahkan ada desa yang terisolir sekali.
Daerah pedesaan pada hakikatnya merupakan sumber kebutuhan pokok rakyat Indonesia. Tetapi perkembangan desa itu sendiri banyak bergantung pada keadaan dan tersedianya sumber didesa itu sendiri. Sumber yang ada didesa pada umumnya tersedia antara lain: tanah, tetumbuhan, hewan, air, angin, sinar matahari. Segala sumber itu juga harus diolah lagi yang bergantung pula pada faktor-faktor sebagai berikut: letak geografis daerah pedesaan, situasi dan kondisi serta pertumbuhan kehidupan sosial budaya masyarakat jumlah penduduk dan penyediaan tenaga kerja, pendidikan rata-rata penduduk, keadaan prasarana produksi, keterampilan dan mobilitas masyarakat, di samping sikap dan kesediaan masyarakat untuk menerima ide-ide pembangunan itu sendiri. Interaksi antara sumber dan faktor-faktor yang tersebut di atas akan menentukan corak dan wajah dari suatu desa, namun terlepas dari semua yang tersebut di atas. Tingkah laku masyarakat dan sikapnya terhadap lingkungannya di dalam mengelola sumber-sumber tadi kebutuhan hidupnya dan menentukan pula pencapaian tujuan pembangunan.